Tugas Kelompok 1 – 1 Kacey Fine Furniture

Latar Belakang

Kacey Fine Furniture pertama kali dibangun oleh pasangan Jack Barton dan Shirley. Pertama kali bergabung hanya terdapat dua karyawan dan satu supir untuk delivery produk mereka. Pada tahun 1974, anak pertama mereka leslie bergabung dan tak lama dia menikah dengan Sam Fishbein, seseorang lulusan dari marketing universitas colorado. Pada tahun 1984, akhirnya secara keseluruhan  merekalah yang memegang Kacey Fine tersebut.

Namun pada saat tahun 80 an, industri furniture sangatlah susah. Sekitar awal 1990, lesli dan sam menjual rumah mereka, dan bekerja tidak di bayar demi menghidupkan Kacey Fine Furniture. Mereka sedkit kesluitan mencari karyawa tetap, alhasil mereka berinisiatif mencari pekerja yang dibayar berdasarkan komisi penjualan.

Salah satu kesulitan yang mereka hadapi yaitu susahnya mencari karyawan yang bisa menghandle semua permasalahan, mereka ingin mencari karyawan yang bertingkah sebagai owner dari perusahaan ini. Hingga pada suatu hari leslie datang ke sebuah seminar dan disitu ia mendapatkan sebuah pelajaran.

Keputusan berikutnya ia mengajarkan semua karyawannya bidang ekonomi, cash flow analysis, balanced sheet hingga informasi bagaimana bisnis ini berkembang yang tidak mereka diajarkan waktu sekolah dulu.

Yang kedua, Culture Company. Karena ini sebuah perusahaan keluarga, banyak keluarga dari leslie yang bergabung dalam bisnis ini. Namun mereka berusaha mengawasi anggota keluarga yang lain tetapi mereka dapat bekerja berdampingan. Mereka memastikan semua orang tahu mereka berdiri sendiri sehingga saudara, sepupu atau pasangan tidak mempengaruhi pekerjaan mereka.

Di Kacey Fine ini, setiap pagi hari mengadakan meeting untuk membahas berbagai macam. Namun konsep meeting memiliki tone yang berbeda-beda dalam setiap divisinya, misalnya di sela-sela meeting, mereka menyempatkan bernyanyi bersama, mengadakan quis yang berhadiah sehingga partisipasi dan kekompakan anatara karyawan bisa terjalin. Namun atas saran beberapa karyawan, konsep meeting tersebut di rubah, di rubah yang lebih ke natural. Sehingga waktu meeting yang menghabiskan banyak waktu tersebut dirubah menjadi training seminar.

Hingga pada tahun 1995, departement managers, membuat sebuah awards, sebuah surat kabar bulanan menjadi forum untuk betukar ide hingga mengucapkan perayaan tertentu. Menurut Leslie, education is one of the most critical ketika kita memulai bisnis.

Keadaan dan peran perusahan di ekonomi global

Kacey furniture ditempatkan pada posisi ke empat, di dalam bisnis yang sama. Mereka menyadari bahwa Kacey furniture tidak dapat bersaing langsung dengan ketiga besar tersebut, karena dalam segi kapasitas mereka jauh lebih besar. Maka mereka mencoba cara yang berbeda yaitu dengan memanfaatkan orang-orangnya. Seperti customer service yang baik. Serta Kacey memberikan pelayanan one stop shopping yang bisa memudahkan para pelanggannya dalam berbelanja di Kacey furniture.

Menurut Sam Fishbein, salah satu yang bertanggung jawab dalam marketingnya, berkata bahwa Kacey Fine Furniture akan besar jika mengikuti customer orientationnya, misalnya untuk salesnya Kacey memberikan pelatihan hingga dapat mengevaluasi kepuasaan para pelanggannya. Seperti yang dikutip “ everyone’s looking for a good deal but if the service isn’t there, the price doesn’t matter.”

Fitur yang digunakan dalam hal teknologi dan implementasi KM

Fitur yang sudah dilakukan oleh Kacey Fine Furniture, adalah human resources  yang bisa menyeimbangi dan hingga menyelamatkan sebuah perusahaan. Dengan cara mengedukasi para karyawannya.

==================================================

team 1 by : amryna rosada| bernadheta | Christin Natalia Chandra

Leave a Reply